-di tempat sushow-
Aku sudah di tempat sushow, tapi aku tidak boleh masuk. Penjaga itu bilang bahwa ini belum saatnya untuk masuk. Terbesit di fikiranku untuk menghubungi kyuhyun oppa, ah tapi itu memalukan. Tapi kalau aku tidak menelpon untuk apa aku ke sini? Banyak sekali ELF yang ada di sini, ahhh aku harus apa? Apa aku juga harus menunggu seperti ELF disini? Ah baiklah aku akan menunggu saja. Akupun duduk di dekat pintu masuk ke dalam stadium. “ah membosankan” keluhku. “aaaaaaaaaaa~~ oppa!! Saranghae!!” tiba-tiba para ELF berteriak “mungkin ada member yang keluar.” Pikirku singkat, aku sudah keburu malas. “aaaa~~” teriakan itu semakin mendekatiku. “aaaaa oppa!!!” “aishhh berisik sekali.” Gerutuku pelan. “kau sudah sampai? Kenapa tidak masuk?” suara seorang namja berbicara bahasa korea di hadapanku, akupun mendongakkan*apa nih* kepalaku untuk melihat siapa dia. “oh kyuhyun oppa.” Akupun bangun dan membungkuk sopan. “ayo masuk, hyung-hyungku ingin bertemu.” Ucapnya sambil memegang tanganku lalu mengajakku masuk ke dalam. Semua ELF yang melihatnya sontak teriak keras sekali, sangat keras. ‘aku akan punya antis’ batinku dalam hati. “kenapa diam?” tanya kyuhyun oppa sambil menggoyangkan tanganku. “ah, ani.” Ucapku malu-malu.
Jujur, setiap kali berbicara dengan kyuhyun oppa, rasanya aku pernah berbicara sebelumnya dengannya, tapi itu kapan? Mana mungkin aku pernah bicara dengan seorang cho kyuhyun, seorang member dari super junior yang selalu mendapat penghargaan grup terpopuler di asia. Mungkin aku pernah berbicara dengannya dalam mimpi, tapi kenapa aku merasa sangat dekat sekali dengannya. Bahkan sekarang ketika dia menggenggam tanganku, aku merasa dia pernah melakukan ini sebelumnya, ketika dia menanyakan sesuatu, aku merasa dia pernah melakukannya sebelumnya. Tapi
itu kapan?
“wah, ini pasti choi mi hi.” Teriak seseorang namja yang suaranya aku kenali, itu suara kangin oppa. “oh annyeonghaseyo choi mi hi ibnida.” Ucapku sambil membungkuk sopan. “ne, annyeonghaseyo uri syupeo junieo yeo~” ucap mereka kompak seperti biasanya. Mereka lengkap dengan 13 member + 2 member china. “bangapseubnida.” Ucapku sopan. “ne, bangapseubnida.” Ucap ryeowook oppa sambil merangkulku. “ayo duduk sini.” Ajak kangin oppa sambil menarikku. “ini silahkan minum.” Tawar eunhyuk oppa. “ye, gamsahamnida.” Ucapku sopan, mereka memang sangat ramah sekali padaku, padahal aku belum pernah bertemu mereka seperti ini sebelumnya, kecuali henry oppa, aku pernah bertemu dengannya saat sedang liburan di China.
Tidak terasa waktu sudah hampir pukul 7, dan itu artinya sushow akan di mulai. Akupun bergegas pergi ke tempat dudukku agar aku tidak melewatkan opening sushow nanti. “mau kuantar ke kursimu?” tawa kyuhyun oppa. “mm, tidak usah terimakasih, kursiku dekat ko.” Jawabku sopan. “oya, kamu duduk dimana?” tanyanya lagi. “di tengah di paling depan, kalian pasti bisa melihatku bersama teman-temanku dan ada jong hoon oppa nanti.” Jawabku menjelaskan. “ne? Jong hoon?” tanya heechul oppa. “ne, dia sedang mengunjungi jae hyoon.” Jawabku, dan aku tau ini adalah jawaban fatal. “ne? Jae hyoon? Siapa dia?” tanya heechul oppa penasaran. “ah, itu jong hoon oppa yang akan menjelaskan sendiri. Jogi aku ke depan dulu. Annyeonghaseyo.” Ucapku lalu membungkuk sopan dan lalu pergi ke tempat dudukku.
Ternyata mereka semua sudah ada di tempat duduk. “annyeong!” sapaku pada mereka semua. “ya! Choi mi hi, kau dari back stage?” tanya jae hyoon. “ne, hehe.” Jawabku dengan muka tak bersalah. “jadi kau pergi tadi untuk ke sana?” sekarang eun yo yang bertanya. “ye, hehe.” Jawabku sambil mengangguk. “ah! Curang! Mi hi ah!” eun yo tampak kesal. “mianhae, kyuhyun oppa yang menyuruhku datang.” Ucapku blak-blakan. “ne? Kyuhyun oppa? Wah, kau benar-benar lucky ELF mi hi!” ucap jae hyoon. “hahaha.” Aku hanya tertawa datar. “a, jong hoon oppa!” ucapku. “wae?” tanya jong hoon oppa. “tadi, heechul oppa....” ucapku takut. “kau bicara tentang jae hyoon padanya?” tanyanya langsung tau. “ne, mianhae. Aku keceplosan.” Ucapku melas. “ah gwenchana, aku memang mau memberitahunya.” Ucapnya tenang. “ahhh gomawo.” Ucapku lega. “wae?” tanya jong hoon oppa heran. “oppa ga marah sama aku, hehe gomawo.” Ucapku sambil mengelus-elus dada.
Stadiumpun sudah di penuhi oleh ELF yang datang tadi. Jampun sudah menunjukan pukul 7 tepat, lampu meredup, lampu sorot mulai menyoroti panggung, light stick biru membanjiri stadium yang penuh. Tempat penonton sudah bagaikan laut sapphire blue. Konser di buka dengan lagu shake it up, setelah lagu selesai semua member berkumpul di tengah dan berbiacara tentang pendapat mereka tentang Indonesia, lalu diakhir pembicaraan mereka sebelum menyanyi lagu kedua, mereka menepati janjinya. “ttohan annyeong mi hi, eun yo dan juga jae hyoon!” ucap mereka sambil melambaikan tangan kearah kami. “dan juga jong hoon!” ucap heechul oppa. Merekapun melanjutkan lagu kedua.
Show yang berlangsung selama 2 jam tidak terasa sudah selesai, aku, eun yo dan jong hyoon couple pergi ke back stage untuk menepati janji yang pernah kami buat waktu di airport. Ketika penjaga membukakan pintu kamipun masuk dan langsung memberi salam. “annyeonghaseyo jal boigiseumnida.” Ucap kami serempak sambil membungkukan badan 90o. “ya! Jong hoon a~ mana jae hyoon?” tanya heechul oppa langsung. Lalu jong hyoon couple itupun pergi menemui heechul oppa. “mi hi a, inikah eun yo?” tanya donghae menghampiriku dan eun yo yang masih berdiri bersama kyuhyun oppa. “ah ne.” Jawabku singkat. “wa~ kyeopta.” Puji donghae dan sungmin oppa*wih laras bahagia bener hehe*. “mmm, ayo duduk sini.” Ajak donghae oppa*ngajak eun yo*. “ne.” Jawab eun yo malu-malu. “ayo sini. Aku mau kasih liat sesuatu.” Ajak kyuhyun oppa. “ne?” tanyaku bingung. Dia melihatkan beberapa foto masa kecilnya, dia juga menceritakan keluarganya, saat ini aku benar-benar merasa menjadi lucky ELF aku benar-benar lucky Elf. Dia menunjukan foto, kurasa foto terakhir karena mereka harus kembali ke hotel dan aku juga harus pulang tentunya. “ini, ini fotoku di halaman rumah halmoniku.” Katanya menjelaskan. “wa, oppa neomu kyeopta.” Pujiku. “phahahaha kojitmal, jangan bohong. Aku aneh sekali saat itu haha.” Dia malah tertawa. “ani, jeongmalyo. Oppa neomu kyeopta. Oya, rumah halmoni oppa di mana?” tanyaku. “Di desa kecil di daerah pegunungan di Incheon, wae?” tanyanya. “ah ani. Pasti sangat asri sekali disana.” Ujarku. ‘itu daerah rumah halmonikan.’ Batinku. Akupun pulang bersama eun yo dan jong hyoon couple. Saat aku dan yang lain akan menaik taxi kyuhyun oppa mengantarkan kami ke luar. “kapan kau akan kembali ke seoul?” tanya kyuhyun oppa sebelum aku masuk taxi. “ne?” tanyaku heran. “rumahmu di seoulkan?” tanyanya. “bagaimana oppa tau?” tanyaku heran. “mukamu menunjukan muka orang korea hehehe.” Ujarnya sambil mengacak-acak rambutku. “ahhhhh~.” Komentarku singkat. “jadi kapan?” tanyanya lagi. “entahlah, aku belum tahu hehe.” Ucapku. “kalau kau kembali ke seoul jangan lupa untuk hubungi aku, oke?” ujarnya. “oke!” ucapku semangat. “baiklah, hati-hati di jalan, sampai ketemu lagi nanti.” Ucapnya ramah. “ne, annyeonghaseyo!” ucapku sambil membungkuk.
`jae hyoon pov
Baru saja kami masuk dan memberi salam heechul oppa sudah menyebut namaku, jong hoon oppapun menarikku untuk bertemu heechul oppa. “ah oppa, eottheoke?” ucapku nervous. “gwenchana, heechul hyung ga ngegigit ko.” Jawabnya malah ngelantur. “ishhh oppa a~, aku gugup.” Ujarku blak-blakan. “wae? Kau tidak pernah segugup ini sebelumnya.” Ucapnya. Aku hanya mengusap dadaku untuk menahan kesabaran. “hyung annyeong!” ucap jjong oppa memberi salam ke heechul oppa. “ah jong hoon ah! Inikah jae hyoon?” tanya heechul oppa. “hyung ah, sabarlah sedikit, dia takut padamu.” Ujarnya jelas-jelas. “oppa a~!” ucapku sambil mencubit perutnya pelan. “wah~ jong hoon ah, pintar sekali kau memilih perempuan!” puji heechul oppa. “hahaha, hyung kau ini bisa saja.” Ucap jjong oppa ga jelas. Merekapun mengobrol, dan aku hanya ikut tersenyum karena takut melakukan suatu kesalahan. Dan sekarang, tiba saatnya untuk pulang. “jong hoon ah~, pulang bersamaku.” Ajak heechul oppa. “ani, aku pulang bersama jae hyoon.” Jawab jjong oppa. “ne? Kau tidur bersamanya?” tanya heechul oppa membuat member lain melihat kearah kami. “ani! Aku tidur di sofa.” Jawab jjong oppa jujur. “ishhh kasihan sekali kau jong~ hahahahaha.” Heechul oppa puas banget(?). “biar saja, yang penting sama jae hyoon.” Ucap jjong oppa membela diri, dan membuatku cukup bangga. “ah baiklah, uri jong hoon sedang di cumbu asmara hahaha.” Lagi-lagi heechul oppa tertawa puas. “cha, hati-hati di jalan kalian semua, waktunya kita pulang.” Ujar heechul oppa. “ne, hyung. Jaljayo~.” Ucap jong hoon oppa sambil memeluk hyungnya itu. “ne, jaga jae hyoon baik-baik! Jae hyoon ah, kalau dia macam-maca telpon saja aku. Nanti akan kuurus dia.” Ucap heechul oppa padaku. “ah ne hehehe.” Ucapku malu. “baiklah, jaljayo.” Ucap heechul oppa saat mengantar kami pergi ke taxi.
`eun yo pov
‘Super junior backstage’ selembar kertas bertuliskan seperti itu menempel di pintu di belakang panggung. Seketika jantungku berdetak tak karuan, rasanya jantung ini mau copot. Walau aku lahir dan tinggal di korea hingga akhir smp, tapi baru kali ini aku bisa bertemu dengan super junior, walau namja chinguku juga seorang member boyband, tapi baru kali ini aku bertemu dengan mereka, Super Junior. Alasan kenapa dulu di korea aku,jae hyoon,dan mi hi tidak pernah bertemu dengan super junior adalah karena kami dulu masih terlalu kecil, kami dulu belum bebas untuk pergi ke sana-sini untuk bertemu dengan boyband atau girlband di korea. Kami hanya bisa melihat mereka di konser musik secara langsung itu bila sedang liburan, selebihnya kami hanya bisa menyaksikan aksi mereka di layar kaca.
Begitu masuk dan memberi salam, donghae, sungmin, dan kyuhyun oppa menghampiri kita berdua*sasha sama jjong udah di panggil heechul*. Donghae dan sungmin oppa mengajakku untuk duduk bersama mereka, sedangkan mi hi dengan kyuhyun oppa. “eun yo, bangapseubnida.” Ucap sungmin oppa. “ne, bangapseubnida.” Jawabku lembut. “wah, eun yo ah~ neo neomu kyeopta!” puji siwon oppa. “ah gamsahamnida.” Ucapku sopan walau sebenarnya malu. Akupun mengobrol dengan donghae,sungmin dan siwon oppa. Di tengah obrolan kami eeteuk oppa datang dan langsung menanyakan sesuatu yang mengejutkan padaku. “eun yo ah, apa kamu sudah punya pacar?” tanya eeteuk oppa. “ne?” responku kaget. “hahaha,hyung kau ini, dia ini masih SMA.” Timpal donghae oppa. “wae? Aku juga masih kuliah.” Bela dirinya. “kau ini ada-ada aja hyung.” Timpal siwon oppa. “eh, tapi, jawab saja pertanyaan eeteuk hyung aku ingin tau.” Sungmin oppa berkumandang(?). “ne? Hehehe.” Responku singkat. “ayolah jawab~~.” Sungmin oppa mengeluarkan jurus aegyonya. “aku, sudah punya pacar.” Jawabku malu-malu. “sincha? Wa~ kalau begitu aku ke kangin dulu.” Respon eeteuk oppa mendengar jawabanku. “hahahaha hyung patah hati.” Ledek donghae oppa. “ani! Aku hanya khawatir pacarnya membunuhku nanti. Hahaha.” Jawab eeteuk oppa dari kejauhan. “ahahahahahhaha.” Sihaemin oppa hanya tertawa lepas. “siapa namjamu?” tanya donghae oppa penasaran. “nggg, haruskah aku memberi tau?” tanyaku malu. “ayolah, apakah dia orang korea?” tanya siwon oppa. “ne.” Jawabku malu-malu. “ah sincha? Dia tinggal dimana?” tanya sungmin oppa. “di cheongwoonhyeondae.” Jawabku. “dia member boy band?” tanya siwon oppa mengetahuinya. “ne.” Jawabku sambil menunduk. “wah. Apa boy bandnya?” sungmin oppa antusias. “mmm, touch.” Jawabku singkat. “touch?” sihaemin kaget barengan. “ne, wae?” tanyaku heran. “ani, sungyoung?” sungmin oppa menebak dengan tepat. “ne.” Jawabku singkat. “oh jadi kau eun yo yang sering dia maksud! Wah beruntung sekali sungyoung mendapatkanmu.” Puji sungmin oppa. “ah gamsahabnida.” Ucapku malu-malu. Selama mengobrol sungmin oppapun selalu menanyakan tentang hubunganku dan sungyoung oppa. Tak terasa, sekarang waktunya untuk pulang. “oppa, jaljayo.” Ucapku pada donghae dan sungmin oppa. “ne! Jaljayo!” ucap mereka berbarengan.
TBC :)
No comments:
Post a Comment